Memulai tulisan ini karena di usia 20 tahun sudah kepikiran nikah-nikah-nikah. Hehehe. Selama ini saya memikirkan pernikahan hanya sebatas lewat, tapi akhir-akhir ini jadi lebih serius. Situasi ini didukung oleh partner obrolan masa depan macam Ruli, Rulita, Fafa, Novi, Riris, Hesti, Yuyun, Nurul, dan Evi. Mungkin karena sama-sama kawula muda Wagir, kami merasakan hal sama. Kalau spekulasi Riris, kita galau-galau nikah mungkin karena faktor lingkungan, endemik.
 |
| WAGS, tapi nggak full team. |